Jenis-Jenis Hammock Luar Ruangan
1. Hammock Kain
Terbuat dari nilon, poliester, atau katun, produk ini serbaguna dan cocok untuk sebagian besar musim kecuali cuaca yang sangat dingin. Contohnya termasuk hammock bergaya cetak yang modis (campuran katun-poliester).
dan tempat tidur gantung berbahan kain berlapis yang memanjang dan menebal (poliester, tahan UV).
Ayunan gantung ini seringkali dilengkapi dengan palang penyangga untuk stabilitas dan kenyamanan.
2. Hammock Parasut Nilon
Ringan, cepat kering, dan sangat mudah dibawa. Ideal untuk berkemah dan mendaki gunung karena lipatannya yang ringkas.
3. Hammock Tali/Jaring
Terbuat dari tali katun atau nilon, tempat tidur gantung memiliki sirkulasi udara yang baik dan paling cocok untuk iklim panas. Umum di daerah tropis tetapi bantalan yang diberikan lebih tipis daripada tempat tidur gantung berbahan kain.
4. Hammock Sepanjang Musim/4 Musim
Hammock umum: Dilengkapi dengan insulasi, kelambu, dan kantong penyimpanan untuk penggunaan di musim dingin.
Hammock berstandar militer: Dilengkapi dengan penutup hujan dan desain modular untuk kondisi ekstrem.
5. Fitur-Fitur Utama yang Perlu Dipertimbangkan
1) Kapasitas Beban: Mulai dari 300 lbs untuk model dasar hingga 450 lbs untuk pilihan yang lebih kuat. Hammock Ganda Bear Butt mampu menopang hingga 800 lbs.
2) Portabilitas: Pilihan ringan seperti hammock nilon parasut (di bawah 1 kg) paling cocok untuk mendaki.
3) Daya tahan: Cari jahitan rangkap tiga (misalnya, Bear Butt) atau bahan yang diperkuat (misalnya, nilon 75D).
6. Aksesoris:
Beberapa di antaranya termasuk tali pengikat pohon, kelambu, atau penutup hujan.
7. Tips Penggunaan:
1) Pemasangan: Gantung di antara pepohonan dengan jarak minimal 3 meter.
2) Perlindungan Cuaca: Gunakan terpal di atas untuk melindungi dari hujan atau lembaran plastik berbentuk "∧".
3) Pencegahan Serangga: Pasang kelambu atau oleskan tali dengan obat anti serangga.
Waktu posting: 15 Agustus 2025